Kemuliaan Melalui Jihad……….Bukan Kenistaan

Resensi Buku Abu Khaulah Zainul Abidin
Yang pertama-tama membuat buku ini terasa “lain” dari kebanyakan buku bertema keras, seperti jihad atau terorisme misalnya yang selalu tampil garang bahkan vulgar, adalah judulnya. Dan kita pantas bertanya-tanya, “Pesan apa yang ingin disampaikan penulis melalui nya ?” Sebab, memahami judul mempermudah memahami isi. Mari kita buktikan bahwa penulis buku ini tak sekedar ingin bermanis-manis dengan judul. Dan di hadapan kita ada beberapa kemungkinan.

Kemungkinan pertama, penulis ingin mengatakan bahwa, jihad, dalam rangka meraih kemuliaan, bukanlah perbuatan nista atau tercela. Artinya penulis ingin mengingatkan, “Mengapa kita tak mampu melihat keindahan ajaran Islam dari sudut pandang Islam itu sendiri ? Mengapa kita harus mengambil gambaran Islam dari sudut pandang orang-orang yang membenci nya (yahudi dan nashara), sehingga sebagian kita termakan propaganda mereka serta ikut-ikutan menafikan jihad dan alergi terhadap istilah tersebut?” Padahal Islam agama yang sempurna, menyeru kepada yang ma’ruf dan mencegah yang mungkar, menjunjung tinggi keadilan dan menentang kezholiman, memerintahkan menjaga amanat dan mengharamkan khianat, serta menciptakan keamanan dan menghilangkan keonaran. Dan syari’at yang mulia ini, yang jihad termasuk di dalamnya, ALLAH jadikan tidak lain untuk menjaga agama, aqal, darah, harta, kehormatan pemeluknya, sekaligus sebagai rahmat bagi alam semesta.. Baris demi baris pada Bab I dan II menjabarkan pesan ini. Dan tentu lebih baik seandainya urutan pembahasannya adalah ; Kesempurnaan Islam, Terangnya Jalan Islam, Keadilan Dalam Syari’at Islam, Rahmat Dan Kemurahan Islam, Anjuran Untuk Berbuat Perbaikan…, Islam Adalah Penegak Keamanan, Islam menentang Sikap Ekstrim…., dan Haramnya Perbuatan Zholim…… Read more of this post

KITAB-KITAB YANG SEBAIKNYA DIMILIKI PENUNTUT ILMU

  1. 1. TAJWID/QIRO’AH
  • At-Tibyan (Karya An-Nawawi).
  • Ahkamut Tajwid wa Fadhoil Qur’an (Karya Syaikh Muhammad Abdul ‘Alim).
  • Tamhid fi ‘Ilmit Tajwid (Karya Imam Ibnul Jauziy).
  • Ahkam Qiro’ah Qur’an (Karya Syaikh Mahmud Kholil Al-Hashriy).
  1. 2. BAHASA ARAB
  • Matan Aj-jurumiyah Dan Syarhnya ‘Tuhfatus Saniyyah’ (Karya Syaikh Muhammad Abdul Hamid).
  • Alfiyah Ibnu Malik dan Syarhnya (Karya Ibn ‘Aqil).
  • Al-Wajiz fi Nahwi (Karya As Siroj).
  • Qothrun Nada (Karya Ibn Hisyam disertai syarhnya dengan tahqiq Syaikh Muhammad Abdul Hamid).
  • Jaami’ Durus Al Arobiyyah (Karya Musthofa Al Gholainiy).

Read more of this post

Seruan Terbuka Kepada Para Pemiilik Toko Buku, Penerbitan Umum Dan Khusus

Dari seorang yang selalu membutuhkan ampunan Tuhannya, Zaid bin Muhammad bin Hadi al-Madkhaly, kepada saudara yang mulia seiman dan seagama, yang saya maksud para pemilik toko-toko buku/ penerbitan/ percetakan milik pemerintah dan swasta di negeri kami (dan selainnya -pent), adalah mereka yang ber-Manhaj Salaf, semoga Allah selalu memberi taufiq kepada sernuanya untuk selalu mentaati dan berusaha dalam mencari ridha-Nya.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh…
Selanjutnya: Sesungguhnya aku memuji kepada Engkau, Allah, Yang tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali Dia. Kemudian aku ingatkan diriku dan diri kalian -dan peringatan itu akan membawa manfaat bagi kaum mukminin- dengan apa yang telah diketahui, bahwa wajib bagi individu (muslim dan muslimah -pent.) untuk menjaga lima perkara berikut ini, yaitu : agama, akal, kehormatan, darah dan harta. Manusia yang paling utama untuk menjaga perkara-perkara ini adalah umat Islam pada umumnya dan para penuntut ilmu khususnya .

Read more of this post

Menanti Buah Hati dan Hadiah Untuk Yang Dinanti

buku  Menanti Buah Hati dan Hadiah Untuk Yang DinantiJudul : Menanti Buah Hati dan Hadiah Untuk Yang Dinanti
Penulis : Abdul Hakim bin Amir Abdat
Penerbit : Pustaka Darul Qolam Jakarta
Jumlah hal. : xii + 442 hal
Ukuran buku : 17cm x 25,5 cm
Cover : Super LuxHarga : Rp. 90.000
Read more of this post

Untukmu yang Berjiwa Hanif

images4Resensi Buku
Judul : Untukmu yang Berjiwa Hanif
Penulis: Armen Halim Naro
Penerbit: Pustaka Darul Ilmi-Bogor
Cetakan : Ketiga, Maret 2008
Halaman: x+185
Silahkan didownload di Box Download

[MENUJU CARA BERAGAMA YANG BENAR]

———————————-
Setelah seseorang diantar ke gerbang hidayah, dituntun oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala ke pintu Islam, berarti ia telah mendapatkan setengah kebahagiaan. Akan tetapi, apakah hanya sampai di sana riwayat kebahagiaannya? Sampai disitukah pencariannya terhadap kebenaran? Tentu tidak, seseorang yang menghendaki hidayah kedua dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, hendaklah ia mengolah hidayah yang pertama.
Read more of this post